Selasa, Juni 09, 2009

Berbisnis Tanpa Modal. Mungkinkah ?

Modal. Modal dan modal. Inilah kata kunci yang selalu ada ketika seseorang berbicara mengenaii bisnis atau usaha. Modal sering jadi alas an seseorang menjadi sukses dalam berbisnis, namun tak jarang, modal juga yang sering di kambing hitamkan dan dijadikan sebagai biang keladi, biang kerok ketika seseorang tidak mampu berbisnis.
Pertanyaannya, apakah benar seseorang harus memiliki modal ketika ingin mulai berbisnis ? Jawabannya pasti YA. Benar, siapapun yang ingin berbisnis haruslah punya modal.
Kalau begitu, apakah Anda yang tidak beruntung karena tidak punya uang banyak berarti tidak mungkin bias berbisnis? Tunggu dulu.
Modal, secara sederhana dan sayangnya telah dipahami secara umum diartikan sebagai tersedianya uang guna menyediakan sumberdaya lainnya yang diperlukan dalam menjalankan suatu usaha seperti ruang kerja, peralatan kantor, mesin produksi dll.
Kalau modal seperti ini memang ya, Anda yang tidak memiliki uang tidak mungkin bisa berbisnis.
Tapi apakah betul demikian ? Bukankah Alloh telah menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya? Bukankah Alloh telah menjamin makhluknya dengan rejeki untuk melangsungkan kehidupannya?
Mari kita renungkan keberadaan kita.
Kita memiliki kemampuan untuk melihat, mendengar, merasakan sesuatu. Bukankah itu semua adalah modal kita untuk mengetahui sesuatu ? ketika Anda membuka dan membaca tulisan ini, bukankah ini suatu modal untuk Anda mengetahui dan mencari sesuatu dari internet.
Selama ini kita terjebak pada paham materialistis, dimana kehidupan ini dinilai hanya dengan hal-hal yang bersifat material, kebendaan. Padahal Alloh sesungguhnya telah memberi modal kepada setiap manusia berupa kamampuan melihat, membaca, menulis dan lain sebagainya. Hanya saja sebagian dari kita tidak menyadari bahwa kemampuan kita, ketrampilan kita adalah modal yang kita miliki untuk menjalankann suatu bisnis. Kemampuan Anda membuka dan mengakses internet itu juga sebuah modal besar yang bisa Anda gunakan untuk mulai berbisnis.

Dengan demikian, maka sesungguhnya kita semua bisa berbisnis, apapun keadaan kita, keterbatassan kita. Yang diperlukan ahanyalah sedikit pemikiran kreatif untuk memanfaatkan kemampuan kita sebagai modal awal untuk kita menjalankan suatu usaha, yang kelak akan menghasilkan keuntungan dalam bentuk materi dan non materi.
Kalau begitu mari kita mulai berbisnis. Berbisnis dengan memanfaatkan kamampuan kita mengakses internet. Banyak cara yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan internet, mulai dari menyalurkan ide lewat tulisan, membuka web sendiri atau menjadi reseller.

Apapun bisnis yang akan atau sedang Anda jalankan, ada 3 (tiga) hal yang harus selalu kita perhatikan agar ussaha kita tetap berjalan bahkan maju dan memberi kita banyak keuntungan.

Pertama, kita harus sadari bahwa kemampuan kita, ketrampilan kita bahkan uang atau fasilitas yang kita miliki pada dasarnya adalah karunia Alooh SWT yang harus kita syukuri, kita jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya.

Kedua, dalam menjalankan usaha kita harus melakukannya dengan amanah dan penuh tanggung jawab. Untuk itu perlu diperhatikan bahwa sesederhana apapun usaha kita, ada beberapa hal yang harus kita lakukan, diantaranya :
- Kita harus memiliki rencana (perencanaan), apa yang ingin kita capai, bagaimana kita mencapainya, kemampuan apa yang kita perlukan untuk melakukannya, fasilitas apa yang diperlukan dsb.
- Setelah memiliki rencana, kita harus lakukan bisnis kita dengan jujur, sesuai rencana. Jika memerlukan orang lain untuk menjalankan usaha kita, maka kita wajib mencari orang yang mampu dan bertanggung jawab. Gunakan fasilitas sesuai kebutuhan sehingga bisnis kita menjadi efisien dan efektif.
- Jangan lupa lakukan evaluasi. Apakah rencana kita bisa dikerjakan dengan baik, apakah target kita tercapai? Jika tidak kita harus kaji, mengapa tidak sesuai rencana.
- Jika bisnis telah dilakukan sesuai rencana dan terget telah dicapai, maka lakukanlah peningkatan, lakukan improvement sehingga bisnis kita semakin hari semakin berkembang dengan baik.

Ketiga, bersyukur.
Bersyukur secara sederhana dapat diartikan sebagai berterima kasih.
Mengapa kita perlu bersyukur ? Beberapa alasan yang mengharuskan kita bersyukur setelah bisnis kita berhasil atau memberikan keuntungan, diantaranya :
- Bersyukur adalah wujud kesadaran diri, bahwa semua yang kita dapat pada dasarnya adalah karunia Illahi.
- Manusia hanya memiliki otoritas mengelola sebab, sementara hasil tidak seluruhnya adalah berkat kerja keras kita. Ada ’campur tangan’ Sang Khalik.
- Alloh menjanjikan hasil yang berlipat ganda kepada siapa saja yang pandai mensyukuri pemberianNYA.
Bentuk bersyukur tidak cukup dengan berdoa atau sekadar mengucap syukur. Bersyukur harus diimplementasikan dalam tindakan, seperti kepedulian kepada sesama dan lingkungan, mengembangkan usaha dan memanfaatkan uang hasil usaha dijalan yang di RidhoiNYA.

0 komentar:

Poskan Komentar